Agama

Aneh, Penjual gado-gado tampar pelanggan 2 kali, tapi pelanggan malah berterima kasih

dfe48-dsc01059Hikmah Lintas Generasi – Penjual gado-gado ini baru saja menampar saya dua kali. Saya sudah beberapa kali beli gado-gado di tempat bu Ijah – Siti Khodijah – di pojok jalan Asmawi, Beji, Depok ini.

Untuk kedua kalinya saya dipaksa menunggu digerobaknya yang ditinggalkan begitu saja. “Lagi sholat dzuhur mas bu Ijah nya…” kata tukang rambutan disebelahnya. Saya pun menunggu.

Lima belas menit kemudian bu Ijah muncul, karena sudah kenal dengan wajah pelanggannya ini dia lalu bilang, “maaf ya nunggu lama… pedas banget kan?”

“Habis sholat, Bu?” tanya saya. “Iya mas, kaya kagak, sholat kagak, rugi dong saya…” jawabannya bikin saya merasa ditampar.

“Nggak takut kehilangan pelanggan?” tanya saya lagi. “Emang sih kata orang-orang setiap pas saya sholat ada deh enam sampe tujuh pelanggan yang datang… tapi ya kalau rezeki saya tuh orang pada balik lagi.

Kalau kagak balik ya bukan rezeki saya…” Plak! Ditampar lagi saya rasanya sama bu ijah. Yang kedua ini terasa lebih pedas tamparannya, lebih pedas dari rasa gado-gadonya.

Jelas, keyakinannya soal rezeki jauh diatas keyakinan saya yang kadang masih ragu. Terima kasih ya bu Ijah atas tamparannya. “Sekaya apa dirimu sampai rela
meninggalkan sholat?” [Gawtama]

Hikmah dari : Islampos.com

Iklan

Mari berdiskusi cerdas

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s