Nasional · Opini · Politik

REFORMASI GAGAL MEWUJUDKAN DEMOKRASI

5e2b444f319e49868c58fbcb8b220b4b-071091600_1421300180-dibalik98a

Sumber gambar : diambil dari Cover film Dibalik 98

Assalamualalikum Wr, Wb,  halo kawan-kawan sekalian apa kabar lama tidak bertemu dalam www.lintasgenerasi.com, Dalam kesibukan beberapa pekan lalu saya melakukan perjalaanan ke Kota Palembang, Jambi dan Sumatra Barat dalam melaksankan sebuah urusan pekerjaan. Kebiasaan saya, dalam sebuah perjalanan sering kali saya melemparakan wacana kepada masyarakat guna menuai Opini masyarakat tentang sebuah permasalahan. Kemaren saya diskusi tentang reformasi, sungguh di luar dugaan ternyata banyak masyarakan yang mengangap bahwa Reformasi yang terjadi dewasa ini tidak berfungsi untuk membanggun bangsa Indonesia tapi malah menghancurkan bangsa Indonesia.

Dengan simak saya memperhatikan alasan demi alasan mereka, ternyata ada sebuah itibar yang saya ambil. rasa kecewa mereka dipengaruhi oleh, keadaan krisis yang tak kunjung padam setelah gaung penurunan Soeharto 1998, ditopang pula gonjang-ganjing kepemimpinan perbutan Tahta pemerintahan, bahkan dari level paling kecil pun ditingkat desa hingga sampai ke tingkat Presiden yang belum menemukan solusi demokrasi pemilihan yang pas.

Setelah alam reformasi dibentuk, bisa kita lihat yang berkembang hanyalah kecerdasan berpolitik untuk sebagian besar eleman masyarakat. Betul hanya itulah meningkat tajam. Harapan kita adanya peningkatan di bidang pembangunan yang merata serta memadai, keadilam sosial untuk seluruh rakyat INdonesia itu belum sama sekali terlihat.

Persaingan perebutan kekuasaan yang terjadi malah semakin ketat dan merajalela Puluhan orang ditahan atas dakwaan KKN. Kita Indonesia diniatkan akan di Format Ke arah Amerikaisme namun bangsa Ini ternyata belum siap. Jiwa ambisius anak-anak bangsa lebih tinggi dari pada jiwa profesionalisme.

Kekacawuan di Negeri ini terbangun dari kesalah pahaman arti sebuah Reformasi, seharunya Reformasi adalah beranjak dan membangun ulang jiwa kemandirian seraya menghilangkan jiwa terjajah oleh rezim Otoriter Orba kearah Kebebasan Demokrasi Era Reformasi. Kesalah pahaman disini saya maksud adalah disaat sebagian besar menilai serta mengartikan Reformasi sebagai sebuah KESEMPATAN emas untuk menjadi penjajah baru, bukan membina kemandirian masyarakat.

Masih banyak PR para penggerak Reformasi yang belum tertuntaskan, dan jauh sangat dalam harapan masyarakat awam agar bangsa ini bisa menyusun format yang kuat dan paten sesuai dengan jiwa Pancasila yang dibangun sejak kala Soekarno dkk membentuk negeri ini.

By. LGRA

Iklan

Mari berdiskusi cerdas

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s